« 'SHELTER': Home Is Where The Heart Is | Main | 'THE EYE': This Eye See Horrible Thing »

May 28, 2008

'CHOCOLATE': Let's Kick Some Ass, Girl!


Produksi: Baa-Ram-Ewe(2008)
Sutradara: Prachya Pinkaew
Cast: Yanin Vismistananda, Hiroshi Abe, Ammara Siripong 

Genre: Aksi/Drama
Durasi: 110"
Release Date: 06 Februari 2008 (Thailand)
My Grade: 2.5 out 5

Chocolate Bukan. Ini sama sekali bukan film Lasse Hallstrom yang dibintangi oleh Julliette Binoche dan Johnny Depp itu. Ini adalah sebuah film aksi dari sutradara yang pernah menghadirkan aksi laga mendebarkan nan seru, 'Ong Bak' dan 'Tom Yum Goong', Prachya Pinkaew. Oleh karena itu jangan harapkan adanya suatu kedalaman cerita ala film 'Chocolate'-nya Mr.Lasse tersebut.

Zen (Yanin Vismistananda) adalah seorang gadis autis yang tinggal bersama ibunya yang sakit kanker, Zin (Ammara Siripong) dan seorang saudara angkatnya yang sedikit oportunis. Walaupun mempunyai kekurangan, ternyata Zen dirahmati Tuhan dengan kemampuan istimewa, menyerap dengan luarbiasa kemampuan tarung yang didapatnya dari film-film aksi Tony Jaa (sic), Playstation dan tentu saja sasana Thai Boxing dekat tempat ia tinggal selama ia masih kanak-kanak. Berbekal kemampuannya ini ia kemudian menagih hutang kepada orang-orang yang pernah berhutang kepada ibunya.

Ternyata sang ibu ini mantan anggota gangster, namun karena terlibat percintaan dengan Masashi (Hiroshi Abe), seorang Yakuza Jepang, maka ia harus hidup mengasingkan diri dan merawat Zen, anak hasil hubungannya dengan Masashi. Masalahnya, mantan boss Zin mendengar sepak terjang Zen dan kemudian merasa terusik. Maka, dengan kemampuan istimewanya, Zen harus menyelematkan hidup dirinya serta sang ibu yang dicintainya.

Terus terang dengan cerita yang sangat tipis ini, kita memang tidak bisa berharap banyak, walau sebenarnya jika Pinkaew mau sedikit memfokuskan diri pada kedalaman dalam pengembangan cerita, maka film akan dapat lebih menyentuh. Yah, sedikit-sedikit melodrama tidak berbahayalah. Akan tetapi drama sepertinya memang bukan konsentrasi utama Pinkaew dalam membuat film. Baku hantam yang seru dan memukau itulah tujuan utamanya.

Untuk itu, lagi-lagi ia berhasil. 'Chocolate' adalah duel-vaganza yang intens. Bahkan kali ini ia dengan berani tidak memakai Tony Jaa sebagai jualan utamanya, melainkan pada seorang perempuan pendatang baru bernama Yanin Vismistananda. Akan tetapi soal kelihaian, jangan diragukan! Ketangkasan, kecepatan dan akrobatisme Vismistananda tidak kalah dengan Jaa. Sungguh memukau.

Dulu, seingat saya di pertengahan 80-an hingga awal 90-an, nama-nama seperti Michelle Yeoh, Chintya Khan, Moon Lee dan (tentu saja) Chintya Rotchrock, adalah jaminan akan keseruan dari film-film aksi. Namun, saat ini memang belum ada lagi tokoh aktris laga perempuan yang menonjol setelah Michelle Yeoh yang masih tetap bertahan, sehingga tidak heran peluang ini dimanfaatkan oleh Pinkaew dengan menawarkan Vismistananda sebagai chick kick ass barunya. Apalagi Yeoh juga sudah mulai veteran, sehingga kehadiran Vismistananda sungguh tepat. Saya yakin, dengan film ini deretan fans setia baru pasti sudah berharap banyak akan film-film selanjutnya. Saya salah satunya, hahahaha.

Vismistananda memang sangat berbakat. Namun tidak hanya untuk adegan laga, karena ia ternyata mampu pula menunjukkan ekspresi dan gestur yang dibutuhkan oleh karakternya dengan proporsi yang lumayan pas. Sayangnya, Pinkaew terlalu menekankan pada laga dan kurang mengelaborasi kemampuan akting Vismistananda. Padahal jika ia melakukannya, niscaya film tidak hanya menjadi sebuah aksi kosong tanpa bermakna apa-apa.

By the way, Hiroshi Abe underused in this film. Padahal penampilan singkatnya sudah memberi sedikit kedalam cerita. Imho, loh?

More Posters

Chocolate_poster2 Chocolate_poster3


                            

Comments

Wah borong nih reviewnya.... sip2

Boleh tau kenapa nilainya cuman 2,5 saja? Apakah hanya krn ceritanya yg tipis. Soalnya gw kok kurang melihat kenapa mas Haris cuman ngasi 2,5. IMO, reviewnya kelewat positif utk angka 2,5.

Kalo masalah cerita yg tipis keknya emang udah jd kecenderungan film2 aksi saat ini. Film 300 khan ceritanya jg tipis banget, tp nilainya lumayan.

Kasih tanggapan ya mas Haris.... please2 ^_^

"...Film 300 khan ceritanya jg tipis banget, tp nilainya lumayan."


300 ceritanya tipis...tapi visualisasinya RUARRRRRRR BIASA.... semuanya digarap dengan duper-duper-apik bikin film ini jadi slh stu film paling 'cantik' ever made...


akting2nya juga megang banget...padahal gak ada yg terkenal... viva 300!!!!


choclate dah liat dvd nya tapi gak tertarik.... trus trang sekarang udah mulai 'begah' ntn film asia.... apalagi korea kesayangan gw... ah...smakin gak mutu ajaaaaaa........ menyebalkan!!!!!! :(

Yach...sayangnya visualisasi 300 tuh, bukan tipe yg gw suka. Kebanyakan slow mo... jdnya kurang berkesan.

Chocolat ini, segi teknisnya lumayan keliatannya. klo diliat dr trailernya sih ^_^

""ntn film asia.... apalagi korea kesayangan gw... ah...smakin gak mutu ajaaaaaa........ menyebalkan!!!!!! :( ""

setujuh,....keknya ga ada lg yg nendang. Lebih seneng film jepang sekarang.

@ Afif
ya..tipis sekali dan kurang dikembangkan...praktis kita bisa fast forward di cerita cuma untuk ngeliat aksinya doang

@ Ahmad
Tapi aku suka karena ni film entertaning abiiissss...
Yanin Vismistananda is cool bgt....dia adalah penyelamat terbesar ni film

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

Perfect Scare!