'KUNTILANAK 3': Akhir Dari Kengerian sebuah Legenda
Produksi: MVP Pictures (2008)
Sutradara: Rizal Mantovani
Cast: Julie Estelle, Imelda Therine, Laura Antoinetta, Mandala Shoji, M. Reza Pahlevi, Ida Iasha, Laudya Chintya Bella
Genre: Horor/Thriller
Durasi: 125"
Release Date: 13 Maret 2008
Release Date: 13 Maret 2008
My Grade: 3 out 5
Terlepas dari banyaknya dialog ekposisi yang
mengindikasikan jika penulis skenarionya, Ve Handojo, menganggap penonton film
ini begitu tolol, sehingga harus menghadirkan banyak penjelasan aksi karakter
melalui elaborasi dialog, 'Kuntilanak 3' berhasil meningkatkan eskalasi
ketegangan dibandingkan dua seri sebelumnya.Diniatkan sebagai akhir dari
sebuah trilogi, Rizal Mantovani, sebagai sutradara tampaknya belajar banyak dari
kekurangan dua film sebelumnya, dan kini tampak memperhatikan dengan cukup
teliti akan pembangunan atmosfir kengerian yang memang diperlukan oleh film
ini.
Ceritanya ringan sekali, bahkan nyaris tipis. Sekelompok anak muda pecinta alam berupaya mencari teman mereka yang hilang di kelamnya hutan sebuah pegunungan. Tidak sengaja mereka bertemu dengan Samantha (Julie Estelle), yang kini mempunyai misi tersendiri untuk mengakhiri konfrontasinya dengan mimpi buruk bernama Kuntilanak yang telah membuat suram hari-harinya. Selanjutnya para anak muda tersebut mati satu persatu ditangan Kuntilanak gunung, sedangkan Sam, asyik sendiri dengan misinya.
Yah, bisa dikatakan karakter Samantha dengan empat anak muda tersebut sama sekali tidak integratif dimana mereka sebenarnya bisa berdiri sendiri tanpa harus memerlukan eksistensi dari karakter lainnya. Karakter Samantha bisa menjalankan misinya tanpa harus kehadiran karakter pendukung tersebut, sedangkan karakter pendukung tersebut bisa dijadikan cerita sendiri tanpa harus melibatkan Samantha.
Karakter satelit lebih berguna untuk unsur suspensi cerita agar lebih menarik, karena tidak melulu hanya terfokus pada cerita utama, misi samantha, yang sebenarnya bisa saja selesai dalam waktu setengah jam.
Jadi, alih-alih sebagai penutup sebuah trilogi, 'Kuntilanak 3' lebih kepada cerita horor sekelompok anak muda di tengah kabut gelap dan mistis sebuah hutan, yang mau tidak mau mengingatkan akan 'Hantu' (2007) karya Adrianto Sinaga yang lalu.
Banyak sekali adegan-adegan yang mengingatkan akan film tersebut. Beruntung (atau sialnya bagi kru film 'Hantu'?), kini Rizal bisa menjadikan film tersebut sebagai template untuk membangun suspensi, sehingga unsur ketegangan bisa cukup terjaga, berbeda dengan dua film sebelumnya yang mengendor menjelang akhir.
Meski banyak kelemahan yang melekat di cerita film ini, 'Kuntilanak 3' jelas karya horor terbaik Rizal Mantovani saat ini. Hanya saja, dengan hasil akhir film ini, rasanya ia gagal untuk menjadikan seri 'Kuntilanak' sebagai trilogi yang solid.
Ceritanya ringan sekali, bahkan nyaris tipis. Sekelompok anak muda pecinta alam berupaya mencari teman mereka yang hilang di kelamnya hutan sebuah pegunungan. Tidak sengaja mereka bertemu dengan Samantha (Julie Estelle), yang kini mempunyai misi tersendiri untuk mengakhiri konfrontasinya dengan mimpi buruk bernama Kuntilanak yang telah membuat suram hari-harinya. Selanjutnya para anak muda tersebut mati satu persatu ditangan Kuntilanak gunung, sedangkan Sam, asyik sendiri dengan misinya.
Yah, bisa dikatakan karakter Samantha dengan empat anak muda tersebut sama sekali tidak integratif dimana mereka sebenarnya bisa berdiri sendiri tanpa harus memerlukan eksistensi dari karakter lainnya. Karakter Samantha bisa menjalankan misinya tanpa harus kehadiran karakter pendukung tersebut, sedangkan karakter pendukung tersebut bisa dijadikan cerita sendiri tanpa harus melibatkan Samantha.
Karakter satelit lebih berguna untuk unsur suspensi cerita agar lebih menarik, karena tidak melulu hanya terfokus pada cerita utama, misi samantha, yang sebenarnya bisa saja selesai dalam waktu setengah jam.
Jadi, alih-alih sebagai penutup sebuah trilogi, 'Kuntilanak 3' lebih kepada cerita horor sekelompok anak muda di tengah kabut gelap dan mistis sebuah hutan, yang mau tidak mau mengingatkan akan 'Hantu' (2007) karya Adrianto Sinaga yang lalu.
Banyak sekali adegan-adegan yang mengingatkan akan film tersebut. Beruntung (atau sialnya bagi kru film 'Hantu'?), kini Rizal bisa menjadikan film tersebut sebagai template untuk membangun suspensi, sehingga unsur ketegangan bisa cukup terjaga, berbeda dengan dua film sebelumnya yang mengendor menjelang akhir.
Meski banyak kelemahan yang melekat di cerita film ini, 'Kuntilanak 3' jelas karya horor terbaik Rizal Mantovani saat ini. Hanya saja, dengan hasil akhir film ini, rasanya ia gagal untuk menjadikan seri 'Kuntilanak' sebagai trilogi yang solid.





Pertamaxxxx...
^_^
"'Kuntilanak 3' jelas karya horor terbaik Rizal Mantovani saat ini"
Meski dibandingkan dgn Jelangkung, film pertamanya yg sukses berat?
Posted by: aFiF | March 26, 2008 03:19 AM
3 bintang??sama kaya AAc dong mas haris??apa kunti 3 segitu dahsyatnya sampe berhak di sama n disejajarin sama AAC yg sarat pesan moral??
Posted by: auRor | March 26, 2008 05:59 AM
Udah gue duga waktu liat trailer nya.. si rizal yang tukang nyampah itu nyontek salah satu horror indo paling cihuy favorit gw HANTU… ternyata bener ya :(
Gak tau bakal ntn pa gak.. soalnya masih trauma dengan kunti 1 dan 2 yang luar biasa busuk…
Khusus untuk kunti 2 kayaknya gw pengen nyobek2 cover vcd nya yang bikin gw ketipu dan jadi tertarik ntn gara2 liat di cover nya komen dari ruang film “KUNTILANAK 2 LUAR BIASA!” seinget gw ruangfilm gak pernah nulis kayak gitu deh … dan setelah gw tntn… ternyata memang luar biasa! Luar biasa bau tokai!
kalo komen bagus dari indosinema di cover vcd nya sih gw gak peduli… secara horror indo se sampah apapun ma indosinema pasti dikasih grade 7 (maen aman , dasar penjilat :(
****
Koreksi dikit… JELANGKUNG (that imho best indo horror movie ever, after PENGABDI SETAN) yg juga masuk ke top5 best indo lo kan juga RIZAL yang bikin, sob…(even feat.jose purnomo)
So, harusnya kunti3 bukan best nya dia donk….
Aaaaaarrrrrrrrhhhhh…… sebenernya dah niat gak bakalan ntn ni film! Tapi kalo kata lo se keren HANTU, gw jadi penasaran….
Ntn deh minggu depan…
Btw, D.O gak di ada rencana untuk di review nih…?
Gw mo ntn tapi takut sakit hati, takut novel fav.gw itu diancurin abis2an ma filmakernya…
Soalnya Gw liat trailernya kayaknya sih bakal busuk (jauh baget dari bayangan gw waktu baca novelnya, soalnya visualisasi gw style nya kalo di film in bakal mirip2 amelie) tapi penasaran abis… soalnya cinta mati sama novel nya yang luar biasa lucu itu (kalo gw analogikan baca D.O kayak baca 3 buku humor sekaligus :)
@auror:
sok tau loh... kata2 gw tuh harusnya... lo embat juga... sialan... :)
Posted by: APATIS VIAN | March 26, 2008 06:49 AM
well...Jelangkung kan gak murni karya Rizal, so gak masuk hitungan
kalau serem..kayaknya masih serem Hantu..cuma dibandingkan dua film seri Kunti sebelumnya, this the best
ya..3 bintang dan 3 bintang engga dahsyat..tapi so-so alias mediocre
Posted by: hARIs | March 26, 2008 07:18 PM
waaaaaaaaaaaaaaaaa......
gw kecewa pas ntn KINTILANAK 3 alias K3.....
koq kurang tergarap maksimal siy, pas scene di gua brasa bgt kalo itu studio !!!!
trus ada beberapa yang harus dijelasin tp koq didiemin gtu aja....
gw kecewa ama Rizal mantovani cuz dia sutradara horor favorit gw dan lagi kuntilanak film horor indo fav gw....
tapi terlepas dari kekurangan dan kekecewaan gw, ending nya cukup memikat walau gantung...
tp dia " emg ga bsa mati jadi mau dia lakuin apa jg bakal kekal" ya ga mas haris....
grade gw bwt kuntilanak :
Kuntilanak : 3 out 5
Kuntilanak 2 : 3.5 out 5
dan bwt kuntilanak 3 yang gw ngerasa kecewa : 2.5 out 5
alias k3 penurunan dari apa yang uda diraih prekuelnya...
yang palg seru Kuntilanak 2 deh !!!!
@apatis Vian
film ini ga busuk amt2 lq walau ada adegan yg aneh tp kunti masih bsa dibilang baik daripa koga pagoya n da genk yang ktnya kisah nyata tp dmana hub ama kisah nyatanya ?
itulah mengapa gw ska ama kunti...
komen dari ruang film “KUNTILANAK 2 LUAR BIASA!”
kalo ga slah emg bkn orang ruang film tp member yang diruang film alias komen...
cri past ktemu(kalo lu tp..)
pkknya k2 is da best....
@ mas haris, apatis vian, afif dan semua pembaca stia blog actualchaos(jagn terbang mas!)
kira2 ada ga yah film horor yg bergrade 5 ????
film apa yah ???
film horor terdahsyat yang uda gw tonton cm ALONE dunk...
tp itu cm 4grade bwt gw....
ada ga ya ???
kalo tau bles yah,cuz gw pecinta film horor sejati(ca'elah gw)
Nb : pegel bgt jari gw....
hohohohohohohooh
Posted by: ADaM | March 28, 2008 09:19 PM
yah...baru mo ntn....
ternyata kmaeren nge cek hampir kesemua bioskop udah cabut nih film..... pamungkas yang flop sepertinya... hehehehe(akuuuuuu bahagiaaaaaaa!;p
Posted by: APATIS VIAN | March 30, 2008 02:36 AM
perasaan dirumah apatis vian ada VCD original kunti 2 deh?hehehe....
Posted by: auRor | March 31, 2008 05:52 AM