« The Cleveland International Film Festival returns March 6th through the 16th | Main | 'CLAUDIA/JASMINE': Romantisme Perempuan dalam Mencari Cinta »

February 27, 2008

'NO COUTRY FOR OLD MEN': A Mesmerizing Tale of Bloody Rampage


Produksi: Miramax/Paramount Vintage (2007)
Sutradara: Ethan & Joel Coen
Cast: Tommy Lee Jones, Javier Bardem, Josh Brolin, Kelly Macdonald, Woody Harrelson

Genre: Drama/Thriller
Durasi: 122"
Release Date:  21 November 2007  (USA)
My Grade: 4.5 out 5

No_country_for_old_men_1 Setelah menyelesaikan membaca novel "No Country For Old Men" karya Cormac McCarthy, terus terang saya merasakan kebingungan yang luar biasa tentang apa sebenarnya yang terkandung dalam cerita dari novel yang dibuatnya tersebut. Rasanya inilah novel terlama yang pernah saya selesaikan membaca akibat harus mengulang sampai dua kali (terkadang tiga kali) membaca setiap halamannya.
Novelnya sendiri berseting tahun 1980 dan bercerita tentang seorang sheriff tua bernama Ed Tom Bell dalam menghadapi kasus serangkaian pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria psikopatis bernama Anton Chigurh yang sedang mengejar seorang pria bernama Lyewllin Moss, karena Moss melarikan sejumlah besar uang panas. Sepanjang isi novel rasanya hanya bercerita tentang Chigurg dan Moss, sedangkan porsi sheriff tua rasanya sedikit sekali.

Beruntung kemudian saya berkesempatan untuk menyaksikan film adaptasinya yang diarahkan oleh Coen bersaudara. Ed Tom dimainkan oleh Tommy Lee-Jones, Chigurh oleh Javier Bardem dan Moss oleh Josh Brolin dengan Kelly Macdonald sebagai Carla Jean istri Moss dan Woody Harrelson sebagai Carson Wells.

Secara esensi, Coen bersaudara terasa sangat setia sekali dengan jalan cerita serta pengadeganan yang digambarkan oleh McCarthy dalam novelnya. Tentu saja proses penyesuaian harus tetap dilakukan dengan dilakukan perombakan-perombakan kecil demi kepentingan durasi.

Pada dasarnya novel McCarthy berjalan dengan pola yang cukup linear dan tidak berbelit-belit, sehingga Coen bersaudara dapat mengambil mayoritas isi novel ke dalam filmnya. Coen bersaudara sendiri mengeksekusi filmnya dalam tempo yang lumayan lambat akan tetapi merambat. Ini rasanya memang sangat efektif untuk Coen bersaudara dalam membangun ketegangan dalam nuansa suram, seperti yang diinginkan oleh novelnya. Mengenai masalah ini, bahwa novelnya menjual ketegangan dan kesuraman, terus terang baru saya sadari setelah menonton filmnya.

Plot yang seperti bertele-tele dalam novelnya ternyata berfungsi untuk menjaga intensitas dalam cerita tadi. Dengan iringan musik yang seminim mungkin, film terasa mencekam, menegangkan sekaligus tetap dramatis, karena pada dasarnya film memang ingin bercerita tentang dari sisi psikologis karakter-karakter manusiawi dalam filmnya, bahkan untuk pria sejenis Anton Chigurh, yang saat ini seperti sebuah penyakit sosial yang banyak melanda masyarakat kita.

Tentu saja dengan bintang-bintang seperti Jones dan Brolin, Ethan dan Joel Coen tidak harus pusing memikirkan dari segi karakterisasi. Mereka memainkan peran mereka dengan kekuatan yang memang sudah dipastikan didapat dari mereka. Namun, harus diakui, kekuatan utama dari film ini adalah akting dari Javier Bardem.

Bintang papan atas dari Spanyol ini memainkan karakter Anton Chigurh dengan sempurna. Rasanya tidak ada aktor lain yang mampu mewujudkannya. Oleh Bardem, Anton Chigurh dihindarkan dari kesan satu dimensi yang bisa saja terjadi jika diperankan oleh aktor yang kurang tepat atau tidak memahami karakter Anton Chigurh sebenarnya. Terus terang, satu-satunya film Bardem yang saya tonton cuma 'Second Skin' atau 'Segunda Piel', saat ia memainkan karakter pria yang melakukan perselingkuhan dengan seorang pria beristri! Walaupun berjenis melodrama, namun Bardem menyematkan kelas tertentu dalam film tersebut, sehingga saya yakin pada dasarnya ia memanglah seorang aktor yang berkarakter.

'No Country For Old Men' adalah jenis film yang memerlukan konsentrasi khusus dalam menyimaknya. Ia bukanlah jenis drama yang menyenangkan atau gampang disimak, walaupun pada dasarnya jalan ceritanya sederhana saja. Film yang berjalan dalam feel nan gloomy, seakan-akan ingin menegaskan kompleksitas serta kerasnya kehidupan yang harus dijalani oleh karakter-karakternya. Ini terasa berjalan dengan efektif di filmnya. Dan untuk ini tabik bagi Coen bersaudara yang berhasil membangun dunia yang keras sekaligus realistis tadi.

Dan tentang novelnya, saya harus akui kalau yang saya baca itu dalah versi terjemahan Bahasa Indonesianya. Setelah menyaksikan filmnya, rasanya saya bernafas lega karena mengira saya begitu bodohnya untuk mengurai maksud dan esensi cerita dalam novelnya. Ternyata semua berjalan dengan takarannya yang pas. Tidak ada yang mendapatkan porsi lebih atau kurang. Oleh karena itu, jelas yang saya bisa salahkan untuk kekurang pahaman saya terhadap novel tersebut adalah penerjemahnya yang ternyata tidak cukup pintar untuk menyadur novel cerdas tersebut dalam bahasa yang mudah dipahami. Atau jangan-jangan dia yang tidak cukup pintar untuk menangkap maksud novelnya? Siapa tahu?

                            

Comments

First comment nih…

Penasaran pengen nonton NCFOM ma There Will Be Blood, tapi kemaren nyari belum nemu….dan sekarang ga ada waktu buat nyari (sok sibuk ceritanya…)

Soalnya akhirnya gw nonton juga tuh Jesse James, ternyata cuman di awal2nya aja bahasanya rada ngoboi,…setelah itu lumayan bisa gw cerna lah….dan gw terus terang jatuh cinta ama TAOJJBTCRF. gw pikir acting Casey Affleck disini bener2 top-notch. Salah satu akting terbaik yg pernah gw liat….dan emang dia saingan beratnya Javier Bardem buat ngedapetin Oscar.

Jadi gw penasaran gimana sih aksinya Javier Bardem sampai bisa ngalahin Affleck. Di imdb aja, orang2 pd debat-kusir mana yg lebih baik di antara keduanya. Yach….gw sih belum nonton jd belum bisa kasih komen. Kalo menurut mas haris gimana,…mana yg lebih bagus

NCFOM itu dvdnya aku beli pas aja baru keluar...makanya mungkin masih agak susah nyarinya..tapi dah ori kok

aku belum ntn Jesse James..makanya gak bisa ngebandingin

Javier Bardem memang luar biasa di film itu....bisa dinilang setelah Anthony Hopkins dengan Hannibal Lecter-nya, maka karakter Anton Chigurh adalah tandingannya...kadang ia itu seperti Michael Myers saja..namun dengan berdimensi 3..sehingga lebh realistis

Wah mas haris mesti nonton tuh...stylenya beda banget dgn film hollywood pd umumnya.

Kayaknya keluaran hollywood tahun 2007 kemaren banyak yg bagus2 nih. Gw sebenarnya sudah agak skeptis dgn produksi hollywood keluaran thn 2000-an,...abis rata2 kering sih, biar yg dapet Oscar sekalipun.

huh,yah!
NCFOM menang Oscar...emang ayg terbaik dari tahun ini,walau bukan karya Coe nbersaudara yg terbaik...

Mas haris,kalo NCFOM aja udah keren,Fargo lebih keren lagi lo....

tapi emang novelnya Cormac mcCarthy itu aneh.Gak ada penanda dialognya.

Gw juga uda beli en baca novelnya yg terjemahan Indo sebelum nonton filmnya. Dan ternyata setelah gw baca, buku ini berhasil membuat gw terbengong-bengong (bukan karena takjub, tapi gw gak ngerti inti ceritanya apa,he5...). Secara gw termasuk awam dalam baca novel.
Abis itu, gak sengaja nemu dvd ori nya. Ya, langsung gw embat deh. Setelah nonton, menurut gw filmnya lebih bagus dari novelnya. Meski gak ada musik en scoring, adegan2nya bener2 bikin gw deg2an stgh mampus. Coen brothers emang top nge-direct nya. Selain itu, akting pemainnya bener2 keren. Javier Bardem berhasil buat gw terkagum2. Best performance deh buat taon ini.
Tapi, sama kayak novelnya, endingnya bikin gw terbengong-bengong. So many unanswered question. Apalagi dvd gw macet2, makin ngurangin feel gw waktu nonton. I really need to rewatch...

mengenai novelnya..kadang suka heran apa emang sengaja tuh translaternya engga pake tanda baca atau memang aslinya engga pake tanda baca....tapi seharusnya engga jadi masalah sepanjang si translater tsb mampu menerjemahkan dengan baik materi aslinya, sesuatu yang rasanya gagal dilakukan oleh si penerjemah versi Indo-nya.

@Guzz
mo gw pinjamin DVD gw hehehehe


@aFiF
belum dpt kesempatan untuk ntn FARGO, secara belum nekmu DVDnya...hehehehe

@Haris,

Lah rasanya, gw ga ada nanya2 soal Fargo. Anyway, Fargo filmnya emang asyik. Kebrutalannya itu sangat disturbing tapi juga...ermm apa ya...subtil? (pinjam istilahnya mas haris deh)

Udah ada kok yg orinya (bukan bootleg). Dulu sih gw nyewa aja di Video Ezy.

Cuman yg gw heran sampe sekarang, kenapa Frances McDormand sampe diganjar oscar lewat perannya di film ini. Aktingnya sih bagus, tp gw ga melihat ada yg spesial dari karakternya. Did I miss something, anyone?

Oya...music scorenya itu... haunting banget.

@aFiF
I love Mcdormand in Fargo
keliatan sekali klo McDormand melakoni perannya dgn sagt baik

dia keliahatan sgt ndeso dan aksen selatannya "wuahh"...

Dapet deh akhirnya DVD NCFOM, hihiihi....bener deh endingnya bikin gw terbengong2....WHAT THE....DAH ABIS!!!

Mungkin sebenarnya film ini lebih sebagai studi karakter yg dibalut thriller kali yach...makanya endingnya gitu (sebenarnya filmnya scr keseluruhan).

Javier Bardem emang syeremm banget disitu, tapi klo dibandingin ma Hannibal Lecter,...kok rasanya masih jauh deh. Klo gw liat kekuatan akting sih 11-12 aja ama Casey Affleck, lumayan sama kuat.

Tapi....kayaknya masih bagusan Fargo deh. Apalagi kagak ada haunting music score ala Fargo. Cuman benang merahnya rada mirip,... duit panas.

@moviefreak,
Jd krn ndesonya itu yach...

Afif says:
"tapi klo dibandingin ma Hannibal Lecter,...kok rasanya masih jauh deh"

ya..tentu saja karena mereka pada dasarnya karakter yang berbeda....engga bisa disama2in karena berada dalam arus yang beda pula

Ngomong2 Soal Frgo....it's a masterpiece..... Frances McDormand menang Oscar karena?Gw juga gak tau yah ^-^ tapi good for her

NCFOM menang karena ada Bardem^^ plus segi teknisnya,soundnya lebih dahsyat...
tapi cerita ,cast,gw tetep milih FARGO...
keterlaluan waktu Oscar 1996 kalah ama The English Patient yg super ngebosenin -_-

gw engga setuju kalau The English Patient ngebosenin

itu film dahsyat ama gw. Alm. Anthony Mhingghella (salah tulis ya??? hehehehe) membangun pace yang tepat karena dia mngejar subtilitas yang dengan amat sangat berhasil dibangun

baru nemu blog ini nih. kayaknya rame banget. jadi pengen ikutan ngomen.

Unsur yg paling keren dari NCFOM menurut gue adalah karakter Anton Chigurh dan akting Javier Bardem nya. Penjahat yang sadis dan pinter. Sangat mengingatkan gue pada Hanibal Lecter, walopun jelas2 beda.

Uda lama ga nonton film dari balik celah tangan saking ngerinya. setuju deh 4.5/5.

selamat datang Ina..selamat bergabung

yah,tapi banyak yg gak srg bagi gw.Kristin Scott Thomas.Apa itu??
Itunya kecil :p Dan itu lammbaaatttt banget.
Mending Atonement...

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

Perfect Scare!