« 'NO COUTRY FOR OLD MEN': A Mesmerizing Tale of Bloody Rampage | Main | 'AYAT-AYAT CINTA': Romantisme dalam Religiusitas »

February 27, 2008

'CLAUDIA/JASMINE': Romantisme Perempuan dalam Mencari Cinta


Produksi: Nation Pictures (2008)
Sutradara: Awi Suryadi
Cast: Kinaryosih, Kirana Larasati, Nino Fernandez, Andhika Pratama, Mieke Amalia, Tio Pakusadewo, Ira Maya Sopha, Mario Lawalatta

Genre: Drama/Komedi/Roman
Durasi: + 100"
Release Date:  21 Februari 2008
My Grade: 3 out 5

Claudia_jasmine Sebelum saya kenal Ebert, Travers dan Berardinelli, semasa saya masih menjadi penonton berseragam sekolah, nama Yan Widjaya sebagai seorang komentator film adalah andalan saya sebelum memutuskan untuk menyaksikan film. Sayangnya, kini Pak Yan seakan menghilang dan otak saya juga sudah terkontaminasi oleh nama-nama asing tadi, sehingga tidak pernah lagi menyaksikan film berdasarkan komentarnya yang saya anggap bernas dan informatif itu.

Pada saat saya melihat poster film Awi Suryadi yang berjudul 'Claudia/Jasmine' ini mencantumkan komentar Pak Yan, maka niat saya untuk menyaksikan film ini menjadi besar. Padahal sebelumnya film ini tidak masuk kedalam daftar film yang harus saya tonton di bioskop. Untuk lebih jelasnya, biarlah saya cantumkan kutipan komentar Pak Yan Widjaya berikut ini:

"Kinar dan Kirana hot, romantis dan kocak abiies dalam skenario dan film jempolan". Hm..Ok!

Tentu saja saya menyadari jika ini adalah salah satu trik dagang dari produsennya, sehingga saya kemudian menontonnya dengan ekspektasi yang serendah-rendahnya. Adegan dibuka secara simultan yang menggambarkan awal hari dua orang perempuan, Claudia (Kirana Lasarasti, Perempuan Punya Cerita) yang masih duduk dibangku SMU dan Jasmine (Kinaryosih, Mendadak Dangdut) yang berusia diakhir dua puluhan. Adegan terasa dinamis dan mengundang perhatian. Apalagi ada gimmick komedi yang cukup segar didalamnya. Mulai dari sini ekspektasi saya menambah sedikit.

Selanjutnya diperkenalkan karakter kedua perempuan secara bertahap, hingga kemudian konflik masuk saat Claudia bertemu dengan cinta pertamanya, Tody (Andhika Pratama, The Butterfly) dan Jasmine bertemu dengan Jerry (Nino Fernandez, Cokelat Strberi), yang diharapkan sebagai cinta terakhirnya.

Ringan. Itulah kesan pertama saya setelah menyaksikan filmnya secara utuh. Menghibur. Itulah kesan kedua saya. Tapi tetap berisi. Itulah yang menjadi kesan terakhir saya. Cerita yang ditawarkan oleh Awi Suryadi sebagai penulis dan pengarah film sebenarnya sangat tipis dan sederhana dan bisa saja berakhir sebagai FTV atau sinetron kebanyakan, jika saja AWi tidak mempunyai treatment yang sinematis dan kreatif, jika tidak mau dikatakan inventif, untuk filmnya ini.

Awi berhasil membangun suspensi dalam cerita dengan baik, sehingga mengundang rasa penasaran untuk penontonnya. Walaupun rasanya twist dan ending dalam filmnya sudah bisa terbaca menjelang paruh film, namun Awi mampu untuk menjaga konsistensi dinamika dalam ceritanya. Walaupun mungkin pada awalnya ada sedikit bertele, namun menjelang paruh akhir, Awi membayarnya dengan cerita yang padat dan solid.

Ia pun mampu membangun atmosfir romantik dan komedi secara seimbang, sehingga terasa dalam takaran yang cukup pas. Mungkin ada beberapa sub-plot yang tidak begitu signifikan dan pada beberapa bagian terasa over-melodramatis, namun unsur tersebut rasanya memang bumbu penyedap yang tak dapat dihilangkan dalam genre sejenis ini. Satu lagi yang penting, Awi terlihat lihai dalam merangkai kata-kata dalam dialog yang trendy namun sense kontemplatifnya tetap terasa.

Tentu saja film didukung dengan intensitas akting dari duo Kinar dan Kirana. Rasanya label Best Supporting Actress yang pernah disematkan untuk Kinar memang tidak percuma. Sedangkan Kirana, ia dengan sukses melepaskan akting ala sinetronnya dan menjadi karakter yang loveable.

Nah, setelah sebelumnya sempat meragukan komentar Pak Yan Widjaya, pada akhirnya saya mengakui kalau (potongan) komentarnya untuk 'Claudia/Jasmine' itu ada benarnya juga. Mulai dari sekarang saya mencoba untuk tidak meragukan kredebilitasnya lagi. Hahaha......!

                            

Comments

bro, klo boleh tau.. mang twist nya apaan sih..? (gak seru banget ya gw?hehe :)


soalnya gw penasaran tapi males ntn... AYAT2 CINTA sudah menunggu.... :)


pliss...kasih tau ye...

udah tau tuh...tp belum nonton

hihihihihi

@ Ahmad
twistnya seharusnya gampang ditebak...even loe belum ntn filmnya

makanya rasanya gak etis kalau gw spoilerin

btw..Ayat-Ayat Cinta kayaknya minggu2 depan reviewnya..soalnya gw BT karena kemarin gak kebagian tiket..hehehehehe

masa sih...?


(ehmmmmmm.....LOADING..............mikir lama.......trus ahirnya gak ktebak juga ;p

sudahlah..hehehehe

Welll.bagus yah?
gw emang udah sreg ama Awi Suryadi.GKJC buktinya!

Eh Haris request review "Lari dari Blora" ama "Mereka Bilang Saya Monyet" dong..

eh, btw ending nya ternyata claudia jadian ma jasmine bukan??? n nino ahirnya karena despreate jadian ma andika pratama? iya bukan????? soalnya ending kek gitu kan lagi trend skarang :)


GKJC? ehm... STD movie imho... haha.. yah 1 bintang dari SI pantes lah...


n lari dari blora? wawawawawawa....sumpah...poster nya gak nahan banget... 11-12 ma genderuwo n film horor sampah indo lainnya... hehe..jadinya males... :)


mending ntn AAC lagi.... hah... really GREAT movie!!!

AAC: 4,5 out 5

4 nominasi dari FFB.4 NOMINASI bung.
Aktris Terbaik(Kirana larasati),Skenario Terbaik,Sinematografi Terbaik,Editing Terbaik.

Mas vian jagnan menilai sesuatu dari luarnya saja ok.

setuju..hehehehe

filmny ckp menghibur.....
tp msh da yg kurang....
kurang beeeehhhhhhhhh....
gto lowh.....

Claudia/Jasmine is a great movie!

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

Perfect Scare!