‘JELANGKUNG 3′: Have An Inventive Plot But Lack of Style in Substance
Release Date: 05 Oktober 2007
Kabarnya, disetiap pemutaran film ‘Jelangkung’ (2001), harus ada bangku kosong demi tumbal bagi filmnya. Namun, Yodi (Andrew R. Roxburgh), yang menonton bersama teman-temannya, Chris (Mitha Griselda) dan Patra (Muhammad Reza Pahlevi), nekat untuk menduduki bangku tersebut, karena ia tidak percaya dengan segala tahayul atau mitos. Sayangnya, ia harus mempercayai mitos tersebut, karena kemudian ia mulai diganggu oleh penampakan hantu anak kecil yang terdapat di film tersebut. Percuma ia minta bantuan Chris dan Patra, karena mereka merasa Yodi hanya berbohong, sama halnya dengan banyak kebohongan yang telah dikatakannya sebelumnya. Lantas, apa yang harus dilakukan oleh Yodi?
Dengan mengusung ide cerita yang unik, ‘Jelangkung 3′ hadir sebagai sekuel teranyar dari ‘Jelangkung’ dan ‘ Tusuk Jelangkung’ (2003). Jeda beberapa tahun mungkin disebabkan karena Erwin Arnada pernah sesumbar jika ‘Bangsal 13′ (2004) adalah film horor terakhir dari rumah produksi reXinema. Namun, tentu saja kita tidak akan pernah mempercayai apa pun yang keluar dari mulut seorang produser! Ditengah banyaknya kisah sukses film horor akhir-akhir ini, tentu tidak ada salahnya untuk menggembungkan pundi-pundi perusahaan, secara reXinema akhir-akhir ini kurang berdengung namanya.
Dengan menggandeng nama-nama kurang terkenal seperti Ginatri S. Noer untuk menulis cerita dan Angga Dwimas Sasongko (Foto, Kotak, Jendela), seorang sutradara indie muda yang baru berusia 22 tahun sebagai pengarah film, Erwin Arnada sepertinya mempunyai kepercayaan diri yang besar terhadap film ini.
Angga Dwimas Sasongko jelas berbakat. Ini terlihat dari film ini. Dengan pendekatan sinematografis yang realitis, ia mampu membangun suasana mencekam dan ketegangan yang dibutuhkan oleh film. Hanya saja, ia masih terlalu muda dan perlu banyak pengalaman. Film pada mulanya dieksekusi dengan sangat baik, hanya saja kemudian tempo menjadi dragging dan film pun berjalan membosankan, karena cerita sudah dapat tertebak. Belum lagi ia masih memakai semangat indie-nya dalam pendekatan teknis film dengan kamera yang bergoyang-goyang dan gambar-gambar yang terkadang buram. Ini seakan menegaskan jika film dibuat dengan bujet yang ultra-minim sehingga pengerjaan film dilakukan secara terburu-buru. Secara umum, ini mengganggu kenikmatan dalam menyaksikan filmnya.
Skrip yang ditangani oleh Ginatri S. Noer rasanya pun dikerjakan secara tergesa-gesa, karena eksplorasi plot dan karakter yang terasa seadanya-secukupnya. Belum lagi bolong-bolong dalam plot yang membuat kening berkerut! Ia pun terlalu banyak memakai pola usang, sehingga unsur ketegangannya kemudian sudah dapat diraba, sehingga progresi rasa seram gagal untuk dibangun. Film kemudian menjadi tidak jelas, antara hanya mau menakuti-nakuti atau memang ada sesuatu yang hendak diceritakan.
Film ini pun sayangnya tidak didukung dengan kekuatan akting dari tiga bintang pendukungnya. Andrew R. Roxburgh (Hantu Jeruk Purut) rasanya berlu amat-banyak-banyak belajar akting yang benar. Ia tampil dengan sangat annoying, terlepas dari memang karena karakter yang dimainkannya juga annoying (pun intended)! Sementara Mitha Griselda dan Muhammad Reza Pahlevi, walau berakting dengan cukup lumayan baik, namun rasanya menjadikan sinetron sebagai acuan akting mereka sehingga overall sama annoying-nya dengan akting Andrew R. Roxburgh.
Walaupun ‘Jelangkung 3′ secara umum mampu tampil dengan lebih baik daripada film horor yang beredar akhir-akhir ini, namun jelasnya ia tetap saja masih jauh dari kategori horor ideal yang baik-dan-benar secara keseluruhan.
October 9th, 2007 at 10:32 pm
JELANGKUNG 3 : Horror sampah yang MENGOTORI nama besar ‘jelangkung’
Bro, trust rang lo terlalu baek ngasih ni film 2,5 bintang , karena secara personal gue cuma ngasih 1,5 bintang buat film ini ;p …
2,5 jelas gw gak ridho…masa cuma beda ½ sama ‘hantu’ yang jelas lebih bagus n entertaining kemana-mana-manaaaaaa….
Film ini jelas2 mengotori dengan amat-sangat nama besar franchise JELANGKUNG.
Gw tadinya juga udah berekspektasi gede banget buat film ini. Tapi ternyata oh ternyata…
setelah gw nonton film ini sama sampahnya kayak film2 horror nya shanker n koya pagayo dan yg teranyar duet MD dengan arie aziz yg tidak kalah sampahnya… (ok lah…diatasnya dikit….dikiiiit banget tapi ;p
Gw jelas kecewa abis2an dengan rexinema! padahal mnurut gw, Rexinema adalah satu2nya PH yang ngasilin film2 horror super keren kayak jelangkung, tusuk jelangkung, dan bangsal 13 yang mnurut gw adalah 3 film horror Indonesia terbaik sampe sekarang…
Gw kira dari cerita yang setipis itu akan ada kejutan2 gimana gitu… tapi ternyata gw salah besar.
Sepertinya Angga Dimas adalah orang yang gak menyukai film jelangkung2 yg sebelumnya (ato malah blom nonton?) soalnya sedikitpun soul dari mahakarya jelangkung gak berasa di film ini. Padahal kan seharusnya dia bisa belajar dari 3 film sebelumnya kan?…dan tentunya seHARUSnya film ini harus lebih baik dari 3 film sebelumnya itu kan?…
Gw harus akuin kalo sutradaranya yua…walaupun emang kurang berbakat , tapi scenario lah yg gak ngasih si sutradara ini keleluasaan untuk ngeksplor kengerian2 dalam film…coba aja itung berapa kali sih dia dikasih kesempatan sama scenario untuk munculin sosok hantu? Dan skalinya tuh hantu keluar…timing nya gak pas juga!
So, kesalahan terbesar itu ada di penulis scenario nya… Retna Ginatri S Noor …pemenang close up planet movie competition, (huehehe…sorry ya friend ;p)
Rupanya kesalahan terbesar dalam membuat scenario ‘lentera merah’ gak membuat dia belajar 2 make a better scenario (mungkin yayangnya dia:salman aristo pelit banget kale gak mo ngajarin ;p. Padahal menurut gw LM sebenernya bisa jadi film horror yang bermutu dengan background cerita yang menarik…tapi hancur berkeping2 seketika ketika dia membuat ending dengan memaksakan membuat karakter utamanya bela ternyata adalah hantu, lengkap dengan pembunuhan2 oleh sang hantu yang amat sangat menggelikan (bodoh…bodoooooh….btw, gina baca gak ya? Bodo amat lah ;p
Hantu Turah yang berubah bentuk juga nambah kebusukan film ini. Padahal di Jelangkung n TJ, hantu Turah bikin gw 100% mrinding klo gw inget2…tapi whats wrong with turah in this movie? Whats wrong with his head? Gw hampir aja cekikkan ma temen gw ngeliat hantu turah di film ini yg sekarang kepalanya ternyata telah tumbuh rambut… bwahahahaha…. mungkin tuh setan udah kaya kali ya sekarang jadi bisa bli minyak firdaus buat numbuin tuh rambut ;p
Style busuk khas rudi soejarwo dengan camera yg bisa berjogetnya itu juga menambah nilai min film ini. P.S to Mr. Angga Dwimas: plis…cari sutradara yang lebih baik dan lebih berbakat untuk diikuti style-nya. Style kamera mabok khas rudi kayak gitu tuh bikin gw eneg tau gak! (hehe…emosi;p
Acting pemain2nya yg jeleknya bikin nganga… (khususnya untuk m.reza pahlevi…yg akting nyolotnya yang lebay banget bikin gw serasa ingin menebas kepalanya yg gundul saking enegnya) adegan2 horror yg sama sekali nggak ada yg berhasil ( ok lah…adegan hantu cewek yang ex gantung diri di rumah kosong itu lumayan dapet… itupun gw bilang gitu karna gak ada lagi adegan horror yang mendingan di film ini)
Blom lagi endingnya yang nyoba2 niru pakem horror asia banget dimana ada korban selanjutnya yang dibikin menggantung di ahir film….WOY….Ending kayak gitu udah B.A.S.I alias BASI kaleeeeee….. ( perlu gw sebutin? 999-9999, the eye 10, au apa lagi…males gw!
Oh… seandainya saja film ini tidak harus memakai embel2 judul jelangkung, pasti nama besar ‘jelangkung’ akan bersih hingga kini…. muntah dulu ah…CUIH…
peace
October 9th, 2007 at 10:36 pm
btw, posting disini aja kali ya usul gw yg waktu ntu…
LAST MOVIE I SAW… ehm,,, at lease in this 2 month
ALONE (Thai) : 9 out 10
The simpson Movie : 8 1/4 out 10
Ratatouille: 7 1/4 out 10
Die Hard: 7 out 10
Harpot OOTP : 9,5 out 10 (untuk yang kesekian kalinya ;p
Film lama tapi baru nonton dvd nya (maaph ya ;p :
Borat : 8,5 out 10
Perfume : The Story of Murderer : 8,5 out 10
Eternal Summer (Taiwan) : 8 out 10
Lil Miss Sunshine : 8,5 out 10
Shaun of the Dead: 8,5 out 10
Hot Fuzz : 8 ¾ out 10
Y Tu Mama Tambian : 8 out 10
Just Follow Law (Singapore) : 7,5 out 10
TransAmerica: 7 out 10
Wedding Banquet : 7 out 10
Howls Moving Castle : 7 out 10
Re-Cycle(HK): 6,5 out 10
Battle Royale (Japan): 6 ¾ out 10
HighwayStar (korea): 6 out 10
Miracle on 1st Street (korea): 7 out 10
Knocked Up: 6 out 10
Evan almighty: 6,5 out 10
Disturbia : 7,5 out 10
Grindhouse : 6 out 10
INDONESIA
Lawang Sewu : 1 out 10
Jelangkung 3 : 4 out 10
Mengejar Mas-mas : 5 ¾ out 10 (baru nonton di vcd)
Selamanya : 6 out 10 (baru nonton di vcd)
Stay Away From This Movie:
The Red Shoes (Korea) : 4,5 out 10
The Invasion (US): 5,5 out 10
The Reaping : 5 out 10 ( baru nonton dvd nya)
Cicakman (malay) : 0 out 10
Chermin (malay): 1 out 10
Red eye (korea): 2 out 10
February 29 (korea): 3 out 10
The Uninvited (korea) : 4 out 10 (jun ji hyun….sayaaaaaang banget
Diary (HK): 3,5 out 10
The Haunted School (HK) : 2 out 10
The evil Twin (korea) : 0 out 10 ( Don’t Fake viewers with FAKE GENRE please…)
Whispering Coridors (Korea): 3 out 10
Paradise Murdered(Korea): 4 out 10 ( salah satu film terlaris di korea tahun ini? OH…NOOOO!
My Scary Girl (Korea): 5 out 10
The perfect Couple (Korea): 4 out 10
Mapado (Korea): 4 out 10
A big bang love juvenile : 3 out 10
Bring it on Again!: 2 out 10 (baru nonton dvd nya)
High School Musical : 4,5 out 10 (baru nonton dvd nya)
Wickerman : 4 out 10
p.s: bro, klo bisa bikin grade nya sama kayak gw aja ya dari 1-10 jangan 1-5 …biar lebih gampang pertimbanginyya okeh…
thx
peace…
ditunggu list lo ASAP yah…..
October 10th, 2007 at 5:02 am
@Apatis Vian
Setuju ma high school musicalnya…. cheesy abis, bikin encok gw kumat (apa coba hubungannya :P)
October 16th, 2007 at 8:26 pm
waaaaaaa…
blom ada review baru nih bang haris…?????
masih sibuk pul-kam ya?
ditungguin banget review pocong 3 ma get married nya…
soalnya mo ngemeng banyak soal pocong3 niy…
klo get married siy w blom nonton…
btw,soal pocong 3 secara cerita dan style pocong 3 better banget dari pocong 2 yg style rudi nya nyampah banget…I LUV U MONTHY!
tapi dari segi ke-horror an pocong3 kurang banget…
moment2 horror yang seharusnya bisa “DAPET BANGET” klo dikeluarin malah nggak berhasil di optimalin ma monthy…
kayak contohnya pas adegan di kolong tempat tidurnya Franchine… sayang banget…paadahal klo dikeluarin tuh dapet banget…
adegan ketukan di lemari juga agak bikin bored…. gak kreattp amat ampe diulang berkali-kali…
blom lagi adegan2 khas pocong2 yaNG masih diulang di film ini…. hantu ibu-nya gery iskak… be creative mr. monthy!!!
puncak kebodohan adalah pas elmayra ( lupa gw namanya…yg jelas dia maen bagus di sini) bos tempat gawe nya putri yg jutek dan jadi hantu trus dia minta rokok….
gw gak tahu maksudnya monthy nambahin adegan itu… ntah bermaksud komedi ato nggak yang jelas itu TOLOL BERAT…
ditambah lagi bolong2 logika yang hampir…. gw kira bakal dijawab….konsep arwah gentayangan…. BWAHAHA…. jawabannya membuat gw ingin segera meludahi muka monthy…
even style dramatic rudi tetep nempel banget di style penyutradaraan nya monti , kayak contohnya…
Darius: lo kenapa?
(diem 10 detik)
Franchine: gak knapa2
(diem 10 detik)
Darius: gw khawatir sama lo
(diem 10 detik)
Franchine: ngapain lo khawatir ma gw,kita kan udah putus..
(gw dengan sukses molor ;p )
bikin gw eneg banget….
tapi dibandingin horror2 yg keluar belakangan ni ya…pocong 3 mayan lah…apalagi adegan2 franchine nge-dance pake baju suster itu….wuiiiih…..cangcing berat…(btw, untungnya nontonnya abis buka puasa jadi gak batal ;p
pocong 3 : 6 out 10
ow, ya, lupa mw mo ngucapin minal aidin wal faidzin…
huehee… udah agak telat juga siy,,,tapi sudahlah….
mohon maaf banget ya….klo gw suka terlalu apatis n cinical di blog lo niy…
sorry ya bro…
@ afif
iya….High school musical emang shallow abez….
w juga bingung kok bisa2nya pelem se dangkal itu laku luar biasa….apalagi HSM2 katanya mecahin rekor penonton tv terbanyak spanjang masa….
Huh…we’r living in strange world ;p
tapi ya gak bisa dipungkiri…ntah knapa lagu “start of something new” nya Zac efron ft,Vanessa kok stuck di otak gw ya…..HUEHEHE….
piss
October 17th, 2007 at 8:14 am
@apatis vian
Mungkin lagu itu semacam mantra buat mencuci otak….& loe kena sihirnya…. :LOL:
October 18th, 2007 at 11:07 pm
@afif
huehehehehehehe….. bisa jadi juga si….
tapi mudah2an aja ratusan video dan gambar2 porno di otak gw gak ikut kecuci…. sayang soalnya ngoleksi nya susah…. ;D
btw, da nonton pocong3 ma jelangkung3 blom fif?
kasi comment juga dunk…even tu 2 pelem busuk… ;p
btw lagi, bang haris….heloooooooooooooo…kmanakah dikau….? kok gak nongol2 rev baru nya?
perasaan lebaran da lewat lama de….open house di rumah ya, sob? ;p
piss
October 20th, 2007 at 3:51 am
@apatis vian
Jelangkung 3 lom nonton…honestly gw jd ga minat stelah baca review kalian…..hehehehe…..
Ngomong2 udah pernah nonton film Animasi judulnya TEKKONKINKREET THE MOVIE ga? Rilisnya sih berdasar imdb 23 Desember 2006 (Japan), tapi bajakannya baru nemu…pas lg iseng jalan2….
Wew…filmnya keren! Walaupun endingnya gw kurang suka sih…..overall……4 dari 5 lah….terutama buat animasinya…
October 23rd, 2007 at 3:29 am
TEKKONKINKREET THE MOVIE
?
Udah liat DVDnya
entar deh dicoba
tks Afif
October 23rd, 2007 at 10:29 pm
@haris
kalo dah nonton tekkonkinkreet nya…. jangan lupa direview ya mas haris.
Ditunggu lho…. \m/ ^_^ \m/
February 29th, 2008 at 8:44 pm
jalangkun 3…????
gw pnasaran bgetzz ma filmnya..